Penanganan Pasca Panen Telur Puyuh

1.pengawetan telur puyuh dengan abu gosok/ batu bata
pengawetan telur puyuh dengan abu gosok/ batu bata. pada prinsipnya proses pengasinan telur puyuh dengan menggunakan media pengawet berupa campuran bubuk bata atau abu gosok dan garam. !amun proses pengawetan telur puyuh dengan model telur asin tidak la"im dilakukan karena rasanya agak pahit dan proses pengulitan pasta dikulit telur ribet pada saat pencucian telur yang akan direbus.
2. pengawetan telur puyuh dengan bahan cair
pengawetan telur puyuh juga dapat dilakukan dengan media bahan pengawet cair
A. acar telur puyuh & bahan bahan yang diperlukan larutan cuka 3 ' bawang merah, gula dan garam sesuai selera. Semua bahan dicampurkan dan digunakan sebagai larutan perendam telur yang akan diawetkan. Setelah telur dibersihkan dari kotoran kemudian telur puyuh direbus sampai masak. Selanjutnya masukkan telur rebus kedalam larutan cuka selama 12 jam atau kulit telur mengelupas.
Telur tidak perlu direbus kembali dapa saat telur akan dikonsumsi.
B. bubuk Sendawa
Siapkan larutan yang akan digunakan untuk merendam telur yaitu 10 gelas air panas dicampur dengan 1 kg garam dan satu sendok makan bubuk sendawa. aduk larutan hingga rata dan dinginkan. tempatkan larutan dalam stoples. telur puyuh yang telah dibersihkan dari kotoran selanjutnya rendam dalam larutan bubuk sendawa dan tutup stoples kemudian telur disimpan dalam stoples selama 10 + 1) hari. bila telur akan dikonsumsi harus direbus terlebih dahulu
C. air kapur
Siapkan 20 liter air dan 2 kg air kapur dan campurkan menjadi larutan yang homogen cukup
Tidak ada komentar:
Posting Komentar