Proses Pemeliharaan Burung Puyuh
Posting kali ini saya akan membahas tentang pemeliharaan burung puyuh
petelur sejak saat menetas hingga akhir masa produktiv alias afkir. Pada
umumnya Pemeliharaan DOQ atau anak puyuh yang baru menetas sama saja
dengan DOC atau anak ayam yang dierami dengan mesin mesin penetas, namun
perlakuan untuk DOQ agak sedikit menguras perhatian. Hal pertama yang
sangat perlu diperhatikan pada saat DOQ baru dikeluarkan dari mesin
penetas adalah suhu di dalam ruangan kandang.
Suhu yang diperlukan supaya DOQ tidak
merasa kedinginan dan nyaman pada umumnya adalah 32⁰ – 34⁰ celcius. Di
kandnag kami masih menggunakan lampu pijar sebagai alat penghangat suhu
di dalam kandang DOQ. Apa yang terjadi jika puyuh merasa kedinginan?
Berdasarkan pengalaman yang sudah kami alami, kebanyakan DOQ akan
berkumpul di sekitar lampu untuk mendapat kehangatan. Bahkan tak jarang
mereka akan saling tindih dan bertumpuk hingga seperti membentuk sebuah
gunungan. Resikonya, DOQ yang berada di tumpukan paling bawah akan mati
karna tertindih. Untuk menghindari hal tersebut sebaiknya jumlah &
posisi lampu dalam kandang DOQ lebih diperhatikan.
Hal kedua yang juga perlu di perhatikan
adalah masalah pakan. Biasanya para peternak burung puyuh akan
menggunakan pakan ayam pedaging fase stater. Di pasaran sangat banyak
pakan jadi pabrikan dengan berbagai merek dan type untuk ayam pedaging.
Sangat saya sarankan untuk usia puyuh 2 s/d 35 hari tetap menggunakan
pakan ayam pedaging fase stater, produk pakan ayam pedaging fase stater
yang banyak dikenal dipasaran ber’kode BR 11, CB 11, BRO 1, 511, 511 B,
BR 21, BR 1 dan masih banyak lagi yang saya tidak dapat sebutkan satu
persatu.
Pada saat usia puyuh menginjak ke 35 hari
biasanya kita menyebutnya dengan fase Grower. Pada saat usia inilah
kita bisa mulai mencampur pakan, antara pakan ayam pedaging fase stater
dengan pakan khusus puyuh petelur. Adapun takaran untuk pencampurannya
sebagai berikut…
- usia 36 hari 90% pakan ayam pedaging 10% pakan puyuh petelur.
- usia 37 hari 80% pakan ayam pedaging 20% pakan puyuh petelur.
- usia 38 hari 60% pakan ayam pedaging 40% pakan puyuh petelur.
- usia 40 hari 80% pakan ayam pedaging 20% pakan puyuh petelur.
- usia 43 hari 100% pakan puyuh petelur.
Jangan lupa memberikan obat anti stres
pada saat pergantian ransum atau selama pencampuran pakan. Biasanya ada
beberapa ekor puyuh yang bertelur lebih awal, dikandang kandang kami tak
jarang puyuh memasuki fase Layer atau mulai bertelur di usia +35 hari.
Tapi hal tersebut kami anggap wajar. Namun pada umumnya usia puyuh yang
baik untuk bertelur adalah lebih dari 45 hari. Diusia 50 s/d 60 hari
puyuh hampir semua bertelur dan puncak puyuh bertelur di kandang kami
biasanya di usia 11 minggu sejak usia puyuh menetas. Diusia tersebut
hasil produksi bisa mencapai 85% s/d 92% atau kurang lebih 850 s/d 900
butir telur perhari dari jumlah populasi 1000 ekor.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar